Tidak terasa sudah setahun lebih saya menyukai dirinya,semua berawal dari saat dimana seorang gadis yang saya cintai saat ini sedang sedih,dirinya merasa sedih karena di saat itu dirinya mengalami masalah dengan pacarnya yaitu teman saya sendiri Sf,mungkin saat itu saya hanya bisa membuat dirinya tenang dan mencoba menghibur,namun saya merasakan hal yang aneh pada diri saya,entah kenapa saya tiba tiba merasakan hal yang sama di saat dirinya sedih,mungkin saya hanya bingung?,namun saya merasakan ada sesuatu yang membuat saya tertarik padanya,namun saya hanya bisa tersenyum karena saya tidak mngkin menghianati teman saya sendiri karena dirinya pacarnya,seiring berjalannya waktu masalahnya tidak kunjung selesai dan dirinya mencoba curhat ke teman saya St,Iq,Saya sendiri dan teman temanya,kami mencari solusi terbaik agar tidak terjadi masalah di antara mereka,namun saya mempunyai sesuatu yang mungkin si gadis ini harus tau,namun setelah saya kasih tau sesuatu itu dirinya merasa sakit hati,di saat itu mungkin saya merasa bersalah namun apa boleh buat mungkin sesuatu itu hanya sekedar info,namun saya tidak bermaksud untuk mengadu domba si gadis sama teman saya Sf,sejujurnya saya tidak mau hubungan mereka rusak,namun kata teman saya St ya tunjukin saja info itu,memang itu yang terbaik,setelah itu si gadis merasa sakit dan asmanya kambuh,di saat itu saya merasa sangat bersalah kepada dirinya,di saat dirinya mau pulang tapi dirinya bilang mau ke RS buat check up,sebenarnya saya ingin sekali mengatarnya namun saya tidak bisa karena saya ada janji sama teman saya Ag,dan mungkin dirinya juga belum tentu mau diatantar ke RS.
Setelah beberapa minggu,saya bermaksud meminjam sebuah game kepada si gadis,yang kebetulan dirinya punya game itu,saya bertanya untuk meminjam game tersebut,si gadis bilang saya harus meminta izin kepada si Sf agar boleh datang ke rumah nya buat meminjam game tersebut,saya mulai berpikir "baguslah hubungan mereka sepertinya membaik",saya di situ ikut senang.dan datanglah saya ke rumah nya setelah mendapat izin dari Sf,entah kenapa begitu datang ke rumah nya saya WA dirinya dan tak kunjung di balas dan keluar rumah,saya mencoba menunggu dan coba mengkontak dirinya,dan di saat itu HP saya jatoh sampai amburadul sampai sampai tidak bisa membaca simcard,saya menunggu dirinya keluar sekitar 45 menit,dan akhirnya dirinya keluar entah kenapa saya begitu senang melihat muka dirinya yang senyum,dan dirinya meminta maaf karena ketiduran,namun saya merasa tidak ada rasa kesal sedikit pun,setelah dirinya memberikan game tersebut saya merasa senang karena muka dirinya begitu ceria,setelah itu saya pulang dan dijalan sambil berfikir apa saya suka dirinya?,namun saya berfikiran ah mungkin hanya sekedar sukar tidak apa,namun tidak sedikit pun berfikiran saya akan merebut dirinya dari teman saya itu Sf,karena saya menghargai dan tidak mungkin menghianati teman saya itu,dan saya sudah membantu dirinya menjadi pacar dari SF,jadi mulai dari situ saya cuman berfikiran sekedar suka dirinya.
Setelah berselang beberapa minggu,saya mendapat info bahwa dirinya putus,pada saat itu saya merasa heran,kenapa mereka bisa putus padahal saya tidak lihat adanya masalah lagi,namun saya tidak bisa ikut campur urusan mereka,saya hanya bisa menyayangkan kenapa itu terjadi.
Setelah beberapa hari si gadis ini mengalami kesedihan akibat mereka putus,namun saya bersikeras untuk bisa menghibur dirinya,karena saya sudah niat ingin menghibur dirinya dan bertepatan beberapa hari setelah ultah saya,teman saya Fm iseng ngasih tau dirinya sama temannya bahsa saya ultah kemarin,saya pun cuman bisa muka flat,di saat itu dirinya meminta saya mentraktir pizza,padahal di saat itu uang saya sedang dalam keadaan menipis,namun karena saya sudak berniat menghibur dirinya saya membelikannya pizza berserta teman temanya,di lain kesempatan dirinya meminjam game kepada saya,entah kenapa saya merasa senang di saat dirinya mau meminjam game itu,dan tiba tiba waktu di sore hari dirinya tiba tiba WA saya untuk meminta bantuan installasi game tersebut,setelah saya kasih tau semua caranya saya tau besok tuh ada event di FCL,dan saya mencoba menanyakan apa dirinya mau pergi kesana,dirinya menjawab dirinya kesana tapi sendiri,dan saya iseng coba nanya "kalo butuh ojeg ke FCL mah calling calling aku aja haha",tapi dirinya bilang dirinya ada TO di PVJ,saya berfikir ah gak mungkin kayaknya dirinya mau di jemput ke FCL,namun saya iseng bilang lagi "Gpp namanya juga ojeg kemana mana hayu",setelah bereapa menit dirinya menjawab "Asik pas banget aku gatau jalan dari PVJ soalnya",setelah baca chat itu entah kenapa jantung saya berdebar kencang dan merasa senang bukan main,
Setelah esoknya saya sudah siap menjemput dirinya di PVJ,dirinya bilang selesai TO sekitar jam 11,namun saya sudah sampai di PVJ jam 11 dan TO nya belum beres,dan saya pun alhasil muter muter nyari makan,di saat sekitar jam 12 TO nya pun selesai,saya pun bergegas ke blitz untuk menemuinya,seperti biasa tak ada rasa kesal menantinya,malah saya merasa senang,dan dirinya pun datang menghampiri dan mengajak untuk ke FCL,sesampainya di FCL saya dan dirinya berjalan melihat acara cover dance,namun saya melithat dirinya begitu bermuka merah dan berumuka antara kesal dan sedih,saya bingung apa yang terjadi,dan setelah itu saya menyadari bahwa ada teman saya Sf balikan lagi bersama mantanya dan datang menghampiri kita,saya cuman bisa menyapa seperti biasa,namun gadis ini merasakan hal yang mungkin masih merasa sakit,karena saya sudah berjanji buat dirinya senyum saya ajak dirinya bertemu teman temanya yang lain agar bisa menghiburnya,disisi lain saya pun masih merasa sakit hati terhadap sesesorang yang telah jadian bersama mantan saya,namun apa boleh buat saya tidak bisa apa apa saya cuman bisa tersenyum,karena saya sudah niat membahagiakan si gadis ini,di saat lain pasang Sf ini datang lagi,dan mungkin si gadis merasa panas dan mukanya memerah dan matanya berkaca kaca,saya pun tidak pikir panjang untuk bersikeras mengibur agar dirinya bisa tertawa,dan akhirnya dirinya bisa tertawa,betapa leganya saya bisa buat dirinya senyum lagi,karena saya berpikiran jika saya gagal buat dirinya senyum pada hari itu maka saya gagal untuk membahagiakanya.hari sudah sore dirinya pun mengajak saya pulang karena takut dimarahi orang tuanya,saya pun pamit sama teman teman,dan di saat di jalan dirinya bercerita penyebab masalah dirinya mempunyai masalah waktu sebelum putus,saya pun sebenernya tidak mau membahas itu,takutnya dirinya malah memusuhi Sf,saya mencoba menenangkanya dan berusaha mengganti topik,karena saya tidak mau mereka bermusuhan walaupun setelah putus,sesampainya di rumah nya dirinya bilang "makasih dan maaf ngerepotin"sambil tersenyum,saya pun ikut senang karena saya berhasil buat dirinya tersenyum lagi,di saat dijalan pulang kerumah entah kenapa saya merasa senangnya bukan main,saya merasa sangat good mood,dan saya mulai berfikir apa saya benar benar suka dirinya? apa munkin saya cinta dirinya?.
Setelah beberapa hari setelah itu saya bersama teman saya Ag main ke SMAN 12 (emang gak ada tempat tongkrongan lain) emang sekalian main aja,di saat jam pulang sekolah saya pun di datangi oleh si gadis dan teman temanya,entah saya merasa begitu senang begitu dirinya datang menghampiri,setelah beberapa waktu ngobrol ngobrol dirinya mau pergi les bersama temannya,namun dirinya berniat pergi bersama temannya naik motor,namun gak ada helm lebih,dan temannya menyuruh dirinya meminjam helm kepada saya,saya pun sontak bingung,dan tidak pikir panjang saya meminjamkanya,dirinya memberikan spidol warna warninya mungkin sebagai jaminan?namun saya bilang "nanti pulang ini spidol udah jadi gradasi warna"dan dirinya pun setuju,setelah beberapa waktu saya berbicara sama Ag tentang kejadian sebelumnya*sambil nyusun spidol,Ag sudah tau bahwa saya suka terhadap si gadis itu,saya pun mempunyai rencana untuk mengatar dirinya pulang kerumah karena emang kebetulan rumah kita searah,saya pun sampai bela-belain meminjam helm kepada saudara saya di kiaracondong,setelah sekitar jam set 6 dirinya bersama temannya itu datang dan untuk mengembalikan helm,sebelumnya spidol yang di susun warnanya saya iseng di bentuk hati,dirinya pun datang dan bilang "ih bentuknya lope lah",saya pun tersenyum dan berkata "haha iseng aja ini mah dibetuk",di saat dirinya mengambil spidol dan berpamitan untuk pulang saya pun mengajak dirinya pulang bareng,dan dirinya pun bingung namun dirinya menerima tawaran saya,betapa senangnya hati saya bisa mengatar pulang dirinya kembali,saat di jalan kita pun mengobrol seperti biasa,saya pun bilang "eh mau jenguk Bd gak?" *Bd teman saya sama dirinya*,dirinya pun menjawab "iya ayo sekarang,emang tau kostanya?",saya berpikir loh kok jadi jenguk sekarang tapi apa boleh buat dirina begitu semangat buat jenguk dan emang katanya di izinin pulang malem,ya saya merasa lega kalo begitu,jalan lah kita ke kostan,sesampainya di kostan kita pun di sambut,dan setelah beberapa waktu kita diajak makan di depan kostannya ya berhubung lapar juga saya pun ikut,setelah di tempat makan kami memesan makanan dan minuman,disana Bd ini membahas kenapa putus nya Sf sama dirinya,ya di bahas lah ini itunya sambil makan,setelah sekitar jam 9,saya pun mengatar dirinya pulang,merasa udah nganter kemaleman takutnya di marahin saya minta maaf sama dirinya,namun dirinya malah ngucapin maksih banget karena udah ketemuin dirinya sama Bd,saya pun masih menanyakan apa dirinya dimarahi?,dirinya jawab "enggak kok mamahnya cuman khawatir doang"di situ saya merasa tetap bersalah karna udah bawa dirinya pulang malem,tapi di sisi lain lega dirinya gak di marahin,tapi hari ini saya senang karena saya sudah sekali lagi buat dirinya bahagia.
Dan besoknya dirinya meminta install ulang laptopnya,ya buat saya itu pekerjaan mudah,dan saya begitu senang ketika di amemberikan kepercayaannya kepada saya utnuk menginstall ulang laptopnya,saya mencoba menginstall ulang laptopnya di sekolah namun tak kunjung beres,jadi saya bawa pulang laptopnya itu,di saat dirinya mau pulang saya mencoba mengajak dirinya pulang bareng lagi,dan dirinya menyetujui nya,alangkah senangnya hati saya bisa mengatar dirinya pulang ke rumah nya lagi,sesampainya di rumah saya menginstall ulang laptopnya,dan tiba tiba dirinya menanyakan apa sudah selesai,saya menjawab belum karana emang kebetulan DVD-Writer laptop nya sedikit mengalami masalah jadi susahnya membaca CD,ya walaupun begitu saya mencoba terus berusaha walaupun gagal terus,tapi saya tidak kehabisan ide saya mencoba menghubungi teman saya St untuk meminjam DVD-Writer External miliknya,munkin bisa di pakai agar bisa di install ulang,dan besoknya sepulang dari kampus malam saya datang ke rumah St untuk mengambil DVD-Writer,mungkin memang sudah larut malam namun saya bersikeras untuk meminjamnya,apa ini yang namanya perjuangan?.Esoknya saya pergi ke rumah Ag untuk main sekaligus mengisntall ulang laptop itu (karena kemarin malamnya tidak sempat).setelah selesai menginstall saya langsung memberi kabar dirinya bahwal laptopnya sudah selesai,betapa senangnya dirinya setelah mendengar kabar itu,saya pun ikut senang namun saya sedikit kecewa karena saya tidak dapat menginstall windows 8 yang saya janjikan melainkan windows 7,namun dirinya tidak kecewa malah dirinya senang sudah menginstall laptopnya.saya menanyakan kapan laptopnya mau diambil,dirinya memutuskan hari sabtu,dan kebetulan di hari sabtu itu ada event,mungkin saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu untuk sekalian pergi bareng ke event tersebut.
Hari sabtu pun datang,saya sudah siap siap untuk bertemu dan saya pun pergi ke rumahnya,di saat di rumah nya saya menunggu dirinya keluar rumah,dan saat dirinya keluar dan dirinya tersenyum dan di saat saya melihat mukanya begitu mempesona,saya pun hampir tidak bisa berkata apa-apa waktu itu (lebay? tapi emang gitu rasanya),Setelah saya memberikan laptopnya kita mun siap untuk pergi ke MTC untuk melihat evant tersebut,saat dijalan kami pun mengobrol seperti biasa,tetapi dirinya membahas mantan pacar saya yang nantinya bakal ada di event tersebut,namn saya tidak mau membahas mantan pacar dirinya,jadi saya sengaja mengalihkan pembicaraan,karena saya
tidak mau dirinya sakit hati mengingatnya (kalo dirinya bahas mantan saya sendiri tidak apa-apalah).sesampainya di MTC kita pun menonton event,disana kita berkumpul mengobrol bersama teman-teman,dan disaat dirinya kemabali menonton event tersebut tiba-tiba turun hujan,dirinya kambuh asmanya waktu itu,namun saya menyesal kenapa waktu itu saya gak ada di disisinya,melainkan saya malah lagi jalan ke dalam mall,begitu tau dirinya kambuh saya pun khawatir,di saat itu dirinya di jaga oleh seseorang ya salah satu teman coverdance juga,dia itu E ya walaupun E ini di anggap ayah oleh dirinya namun saya merasa tidak enak di saat itu,saya aku saya panas melihat itu,teman teman dekat saya pun merasa kesal karena saya tidak menunjukan sikap panas tersebut,saya sengaja melakukan itu karena saya menahan semua rasa itu,jikalau saya keluarkan maka mungkin mental saya tidak kuat untuk melihat mereka,saya sengaja memasang wajah senyum dan menghibur supaya dirinya bisa kembali tersenyum,setelah hari makin malam dirinya pun mengajak saya pulang saya pun memang sudah tidak enak karena memang sudah malam,di jalan menuju parkiran dirinya pun mengatakan bahwa tadi disaat dirinya kambuh dirinya tidak suka E melakukan itu terhadapnya,namun dirinya merasa tidak enak,saya cuman bisa tersenyum lega,dan dirinya pun berbicara bahwa dirinya ingin sekali pergi ke Mujigae,sontak saya pun mengajaknya untuk nanti makan disana,dirinya pun begitu senang dan ingin segera kesana,sesampainya di motor dirinya pun memakai jaket dengan retsleting terbuka namun saya kasih tau dirinya agar menutup retsleting nya karena saya takut dirinya kambuh lagi,sesampai nya di rumahnya dirinya pun pamitan seperti biasa,namun dirinya kira saya pulang kerumah namun saya pulang ke rumah St karena saya mau pada main di warnet bersama anak anak,dirinya pun meWA saya,sebelumnya dirinya mau beli pensil HB namun saya lupa untuk mengantarnya,dan dirinya menanyakan saya apa sudah sampai,dan dirinya mengajak untuk main twitter karena waktu itu teman saya Fh membuat lelucon dan kita berniat untuk rame rame tweet lelucon itu.dirinya menanyakan yang lain kenapa tidak pada tweet?,saya jawab karena teman teman saya sedang bersama saya,dirinya pun bingung kenapa saya bersama mereka,saya menjawab saya tidak pulang ke rumah karena saya pulang ke rumah St,dirinya pun merasa tidak enak karena mungkin saya repot repot mengatar dirinya sedangkan saya balik lagi,ya namun saya merasa tanggung jawab karena dirinya datang dengan saya dan saya harus mengatar pulang kembali,walapun saya bulak-balik saya tidak merasa cape malahan saya senang bisa mengantar dan menjaga dirinya samapi ke rumah kembali.
